Rabu, 26 Oktober 2011

Resensi

Referensi :
1. Melayuonline.com
2. http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/ati/2009/12/09/resensi-buku/
3. http://www.anneahira.com/contoh-resensi-fiksi.htm

Definisi resensi

kata resensi berasal dari bahasa Belanda (recensie)
sepadan dengan review (bahasa Inggris)
yang semuanya bersumber dari bahasa Latin revidere (re = kembali dan videre = melihat).
Pengertian“melihat kembali”meluas menjadi“mengatakan kembali”secara tertulis tentang pengalaman yang dirasakan seorang pembaca terhadap sebuah karya(buku) secara objektif.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (2000), resensi adalah hasil pembahasan dan penilaian terhadap sebuah buku.
Jadi, arti resensi mengarah kepada mengulas secara singkat, memberi penilaian, mengungkap, membahas, membandingkan, atau mengkritik sebuah buku.

Tujuan Resensi

Secara umum :
- menggambarkan kandungan isi buku maupun penampilan buku secara representatif kepada para pembaca.
- Bagi orang yang belum mengetahui sebuah buku dapat tertarik untuk membacanya
- Dapat dijadikan sebagai panduan bagi seseorang yang ingin memiliki buku bersangkutan. Buku-buku yang diresensi bisa buku-buku non fiksi atau juga buku fiksi.
- Memberikan informasi dan pemahaman tentang apa yang tampak dan terungkap pada sebuah buku
- Mengajak pembaca untuk memikirkan permasalahan dalam buku
- Memberi pertimbangan kepada pembaca apakah sebuah buku (fiksi atau nonfiksi) layak mendapat sambutan dari masyarakat.
- Mengetahui latar belakang dan alasan buku tersebut diterbitkan. Kalaupun tidak bisa mendapatkan undercover story-nya, peresensi tetap bisa mengacu pada kata pengantar atau prolog yang terdapat dalam sebuah buku. Informasi dari pemberitaan di media massa juga bisa digunakan.
- Mengetahui perbandingan buku yang telah dihasilkan penulis yang sama atau buku-buku karya penulis lain yang sejenis.
- Bagi penulis buku yang diresensi, informasi atas buku yang diulas bisa sebagai masukan berharga bagi proses kreatif kepenulisan selanjutnya.
Peresensi bisa memberikan kritik yang tajam baik itu dari segi cara dan gaya kepenulisan maupun isi dan substansi bukunya. Sedangkan, bagi penerbit bisa dijadikan bahan evaluasi karena biasanya peresensi juga menyoroti soal jenis huruf, mutu cetakan dan ilustrasi sampul.

Manfaat
- Meresensi buku tak hanya berpengaruh pada tingkat skill kepenulisan, meresensi juga menjadi cara efektif menambah finansial penghasilan, mendapatkan banyak buku-buku baru, menjalin link dengan penerbit dan penulis.
- Berlatih menjadi seorang kritikus.

SISTEMATIKA RESENSI

Sistematika resensi atau bagian-bagian resensi dikenal juga dengan istilah unsur resensi.
Unsur yang membangun sebuah resensi :
- Judul resensi
- Data buku
- Pembukaan
- Tubuh resensi
- Penutup.

•Judul Resensi

Syarat penulisan judul resensi :
- Sebaiknya judul buku dan judul resensi berbeda
- Menggambarkan isi resensi
- Jelas, singkat, dan tidak menimbulkan kesalahan penafsiran
- Menarik

•Data Buku

Secara umum data buku yang biasa dikemukakan dalam penulisan resensi adalah judul buku, pengarang (juga editor, penyunting, penerjemah, atau kata pengantar), penerbit, tahun terbit, tebal buku, dan harga buku.

•Pendahuluan

Bagian pendahuluan dapat dimulai dengan memaparkan tentang pengarang buku, seperti namanya, atau prestasinya. Ada juga resensi novel yang pada bagian pendahuluan ini memperkenalkan secara garis besar apa isi buku novel tersebut.

•Tubuh Resensi

Pada bagian ini penulis resensi (peresensi) boleh mengawali dengan sinopsis novel. Biasanya yang dikemukakan pokok isi novel secara ringkas. Jika sinopsis telah diperkenalkan selanjutnya adalah mengemukakan kelebihan dan kekurangan isi novel tersebut ditinjau dari berbagai sudut pandang tergantung kepada kepekaan peresensi.

•Penutup

Resensi biasanya diakhiri dengan sasaran yang dituju oleh buku itu dan penjelasan apakah memang buku itu cocok dibaca oleh sasaran yang ingin dituju oleh pengarang atau tidak. Berikan pula alasan-alasan yang logis.

Pada saat menulis resensi, bagian atau unsur di atas tidak perlu dibuat sebagai sub judul tersendiri tetapi pastikan bahwa tulisan sudah memuat bagian atau unsur tersebut

Untuk meresensi novel terlebih dahulu kita harus memahami unsur-unsur pembangun novel. Unsur pembangun novel tersebut antara lain (Inilah yang akan dinilai dan interpretasikan kepada para pembaca sebagai bahan panduan bagi para pembaca untuk mengetahui isi dan kandungan novel tersebut) :

- LATAR biasanya mencakup lingkungan geografis, dimana cerita tersebut berlangsung. Latar juga dapat dikaitkan dengan segi sosial, sejarah, bahkan lingkungan politik dan waktu.
- PERWATAKAN artinya gambaran perilaku tokoh yang terdapat dalam novel. Pembaca harus dapat menafsirkan perwatakan seorang tokoh. Cara penggambaran watak ini biasanya bermacam-macam. Ada penggambaran watak secara deskriptif dan ada pula secara ilustratif.
- CERITA ketajaman konflik. bisa meliputi peristiwa secara fisik—seperti perampokan, pembunuhan, dan kematian mendadak, namun juga peristiwa kejiwaan yang biasanya berupa konflik batiniah pelaku.
- ALUR berkenaan dengan kronologis peristiwa yang disampaikan pengarang.
- TEMA merupakan kesimpulan dari seluruh analisis fakta-fakta dalam cerita yang sudah dicerna.
- GAYA BAHASA

TAHAPAN DALAM MENULIS RESENSI

1. Tahap Persiapan:
- Membaca contoh-contoh resensi
- Menentukan buku yang akan diresensi.

2. Tahap Pengumpulan data:
- Membaca buku yang akan diresensi
- Menandai bagian-bagian yang akan dijadikan kutipan sebagai data
- Menuliskan data-data yang penting untuk penulisan resensi.

3. Tahap Penulisan:
- Menuliskan identitas atau data buku
- Mengemukakan sinopsis novel
- Mengemukakan kelebihan dan kekurangan novel (baik substansi isinya maupun cover dan cetakan fisiknya) atau membandingkan dengan novel lain
- Mengemukakan sasaran pembaca
- Mengoreksi dan memperbaiki resensi berdasarkan susunan kalimatnya, kohesi dan koherensi karangan, diksi, ejaan dan tanda baca.

4. Tahap Publikasi
- Mengirimkan pada media yang sesuai (koran, majalah, tabloid, atau mengunggah pada blog pribadi), setiap media umumnya mempunyai persyaratan jumlah halaman tertentu
- Jika resensi ingin dimuat dan ditampilkan di media massa, haruslah buku-buku terbitan terbaru yang dijadikan bahan resensi. Serta jenis buku yang Anda resensi sesuai dengan karakter media massa yang Anda tuju.
- Menyertakan cover halaman depan buku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar